Ini Alasan Sinovac akan Digunakan sebagai Vaksin Booster

waktu baca 2 menit
Vaksin

Jakarta, GEN– Kementerian Kesehatan () RI akan menjadikan vaksin Sinovac sebagai salah satu vaksin dosis ketiga (). Hal itu didasari adanya rekomendasi penyediaan vaksin halal dari Putusan Mahkamah Agung.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan, pihaknya menghormati putusan Mahkamah Agung Nomor 31P/HUM/2022 atas rekomendasi untuk penyediaan vaksin halal dalam program vaksinasi nasional.

“Untuk itu masyarakat yang merasa nyaman untuk menggunakan vaksin Sinovac,  kami membuka peluang vaksin tersebut untuk bisa digunakan juga sebagai vaksin booster,” kata Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin, 25 April 2022.

Baca juga: Tiket Vaksinasi Tahap Ke-3 'Booster' Tidak Muncul di PeduliLindungi, Simak Berikut Ini Caranya

Terkait program vaksinasi Covid-19, pemerintah berhasil menyediakan enam regimen vaksin yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk segera bisa menyesuaikan berbagai kondisi kesehatannya dengan berbagai jenis vaksin yang tersedia.

Keenam regimen tersebut terdiri atas vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Janssen, dan Sinopharm.

Regimen vaksin yang digunakan di Indonesia diperoleh dengan berbagai macam skema baik melalui pembelian langsung, kerja sama bilateral dan multilateral, skema hibah, dan COVAX  Facility.

Baca juga: Sertifikat Vaksin Tidak Muncul ? Berikut Ini Cara Mengecek dan Mengunduh di PeduliLindungi

Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam rangka menyegerakan kecukupan stok vaksin untuk bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *